Halaman
- oliver w holmes - said. . .
"yang terpenting d dunia ini bukanlah dimana kita berada, tetapi kemana kita akan pergi "
Sabtu, 30 Juni 2012
quote (s)
sekalipun cinta telah kuuraikan dan kujelaskan panjang lebar..
namun jika cinta kudatangi, aku jadi malu pada keteranganku sendiri..
meskipun lidahku telah mampu menguraikan, namun tanpa lidah cinta ternyata lebih terang..
sementara pena begitu tergesa - gesa menuliskannya.. kata - kata pecah berkeping - keping begitu sampai pada cinta..
dalam menguraikan cinta akal terbaring tag berdaya.. bagikan keledai terbaring dalam lumpur
cinta sendirilah yang menguraikan cinta dan percintaan :)
tujuh konsep geologi lingkungan
TUJUH KONSEP
DASAR GEOLOGI LINGKUNGAN
Disusun Guna
Melengkapi Tugas Mata Kuliah
Geologi
Lingkungan
TKP 042
Disusun Oleh
:
Damayanti
Retnaningtyas
21040111060018
JURUSAN
PERENCANAAN WILAYAH DAN KOTA
FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS
DIPONEGORO
SEMARANG
2012
PENDAHULUAN
Latar
Belakang
Dalam mempelajari bidang perencanaan wilayah dan kota, membutuhkan ilmu –
ilmu dasar yang lain. Hal ini
dikarenakan dalam perencanaan wilayah dan kota memiliki keterkaitan yang tidak
dapat dipisah – pisahkan. Ilmu dasar yang berhubungan dengan perencanaan
wilayah dan kota misalnya ilmu kependudukan, ilmu sosial, ilmu ekonomi, ilmu
lingkungan dan lain sebagainya. Geologi merupakan cabang ilmu lingkungan yang
sangat berpengaruh di bidang perencanaan wilayah dan kota. Menurut Jean Andre de Luck (1778) , geologi berasal dari bahasa latin
yaitu geo yang berarti bumi, dan logos yang berarti pengetahuan. Jadi
dapat disimpulkan bahwa geologi ialah pengetahuan alam yang mempelajari bumi
meliputi :
*
bagian permukaan bumi dan bawah permukaan ;
*
batuan sebagai komposisi penyusun kerak bumi ;
*
proses – proses yang membentuk selama waktu geologi (eksogen dan
endogen) ;
*
serta sejarah geologi
Dalam
geologi itu sendiri masih banyak terdapat cabang – cabang ilmu yang lain, salah
satunya adalah geologi lingkungan. Geologi lingkungan merupakan cabang ilmu
geologi yang mempelajari tentang tata guna lahan wilayah dan kota (kondisi
lingkungan fisik), daya dukung dan kesesuaian lahan, garis besar serta
perubahan fungsi lahan. Selain itu geologi lingkungan merupakan aplikasi,
terapan yang berperan dalam kepentingan perencanaan wilayah dan kota karena
mempelajari interaksi antara alam atau lingkungan dengan manusia. Dengan ini
diharapkan perencana dapat menentukan dan mengembangkan suatu wilayah atau kota
berdasarkan pertimbangan politik, sosial budaya, ekonomi serta kondisi fisik.
Menurut
Kileer, terdapat diantaranya tujuh konsep yang menjadi dasar ilmu geologi
lingkungan, yaitu:
1.
Pada dasarnya bumi merupakan system tertutup.
2.
Bumi adalah satu – satunya tempat kehidupan manusia namun sumber
daya alamnya terbatas.
3.
Proses – proses alam yang terjadi sekarang mengubah bentang alam
yang telah tersusun selama periode geologi, baik secara alamiah maupun buatan.
4.
Selalu ada proses alam yang membahayakan dan mengancam kehidupan
manusia.
5.
Perencanaan tata guna lahan dan penggunaan air harus diusahakan
untuk mendapatkan keseimbangan antara pertimbangan ekonomi dengan penilaian estetika.
6.
Efek dari penggunaan tanah sifatnya kumulatif, oleh karena itu
kita mempunyai kewajiban untuk menerima dan menanggungnya.
7.
Komponen dasar dari setiap lingkungan manusia adalah faktor
geologi, dan pemahaman terhadap lingkungannya membutuhkan wawasan dan
penafsiran yang luas terhadap ilmu bumi dan ilmu lain yang berkaitan.
Rumusan Masalah
Rumusan
masalah yang akan dibahas dalam makalah “Tujuh Konsep Dasar Geologi Lingkungan”
adalah :
1. Bagaimana
karakteristik kondisi fisik di Indonesia?
2. Bagaimana hubungan
antara konsep dasar geologi lingkungan dengan kondisi fisik Indonesia? Sesuai
atau tidak?
Maksud dan Tujuan
Tugas
makalah “Tujuh Konsep Dasar Geologi Lingkungan” ini dimaksudkan untuk menganalisis
dan mengevaluasi kesesuaian dan ketidaksesuaian antara konsep yang telah ada (berlaku) dengan kondisi atau keadaan geologis di
Indonesia. Sehingga dapat menambah wawasan dan menjadi acuan khususnya bagi
perencana di bidang perencanaan wilayah dan kota. Selain itu, mahasiswa juga diharapkan
mendapatkan pengetahuan tentang kaitan antara pengetahuan geologi dengan
lingkungan di sekitarnya, sehinggga manusia dapat memanfaatkan potensi
sumberdaya alam yang terbentuk secara geologis dan mengetahui dampak yang
ditimbulkan akibat dari proses geologis yang dapat menimbulkan kebencanaan.
Manfaat makalah :
1.
Menambah informasi serta wawasan mengenai kondisi fisik wilayah
Indonesia.
2.
Sebagai acuan atau bahan pertimbangan penggunaan lahan yang sesuai
dalam bidang perencanaan wilayah dan kota.
Kajian Teori
Dalam
bidang perencanaan wilayah dan kota yaitu untuk perencanaan tata guna lahan metode
yang digunakan ialah SWOT (Strength, Weakness,
Oppurtunity, and Treatment) dan Pembobotan (scoring). Ketentuan dalam penyelenggaraan penataan ruang bertujuan
untuk mewujudkan ruang wilayah nasional yng aman, nyaman, produktif, dan
berkelanjutan berdasarkan Wawasan Nusantara dan Ketahanan Nasional (BAB II,
Pasal 3 dan pasal 6, UU RI No 26 Tahun 2007, tentang Penataan Ruang.
Pada dasarnya bumi merupakan system tertutup.
Suatu
sistem terdiri dari beberapa komponen penyusun sehingga membentuk suatu kesatuan
yang menjalankan fungsi tertentu, misal sistem tata surya. Diantara sistem –
sistem itu saling berhubungan dan mempunyai keterkaitan satu sama lain. Sama
halnya dengan sistem yang ada di bumi yang terdiri atas komponen atmosfer,
hidrosfer, biosfer, dan litosfer yang berpengaruh dan membentuk permukaan bumi.
Bumi
yang kita huni tidak bersifat statis tetapi lebih bersifat dinamis. Dikatakan
dinamis dikarenakan bumi terus mengalami perubahan baik secara material maupun energi.
Bumi merupakan suatu sistem terbuka sebab bumi menerima energi dari luar yaitu
dari matahari yang memancarkan energi yang berpengaruh terhadap proses – proses
di bumi itu sendiri.
Namun,
jika kita lihat lebih dalam lagi, bumi merupakan suatu sistem yang tertutup. Misal
daur air dan batuan yang terjadi di bumi yang terjadi secara terus – menerus. Air laut akan mengalami daur/siklus hidrologi dimana air laut tersebut akan
berubah menjadi uap air yang kemudian menjadi awan, dan kemudian turun kembali
ke bumi sebagai hujan dan pada akhirnya mengalir lagi ke laut. Atau siklus
batuan dimana batuan / sedimen pada akhirnya juga akan menjadi padat. Oleh
karena itu, bumi merupakan sistem terbuka terkait hubungannya dengan energi dan
material, namun tertutup terkait hubungannya dengan siklus alami yang ada di
dalamnya.
Bumi adalah satu-satunya tempat kehidupan manusia, tetapi sumber daya
alamnya terbatas.
Dalam satu
langkah lain ke arah penemuan planet-planet serupa Bumi yang bisa menopang
kehidupan, NASA menyatakan, Senin, teleskop antariksanya Kepler telah
memastikan keberadaan planet pertama di sebuah zona bisa dihuni di luar sistem
tata surya kita (tvOne). Namun demikian, bumi yang kita huni ini merupakan satu
– satunya tempat yang cocok untuk kehidupan manusia dan makhluk hidup lainnya
karena didukung oleh faktor – faktor yang memungkinkan untuk berlangsungnya
kehidupan, seperti adanya air, udara, suhu yang sesuai, lapisan atmosfer dan
sumber daya lain yang tidak dimiliki planet lain.
Namun
sangat disayangkan, karena semakin banyaknya kebutuhan,
menyebabkan semakin banyak pula sumber daya yang digunakan. Sumber daya alam
yang ada di bumi terbatas jumlahnya baik yang dapat diperbarui maupun sumber
daya alam yang tidak dapat diperbarui. Jika dalam penggunaan sumber daya alam
tanpa disertai dengan pelestarian alam atau secara terus – menerus tanpa
tanggung jawab (eksploitasi), maka dapat dipastikan kehidupan manusia akan mengalami
krisis bahkan kehancuran akibat ulahnya sendiri. Oleh karena itu, kita harus
dapat menjaga, mengolah dan melestarikan sumber daya yang ada demi kelangsungan
hidup di masa sekarang dan masa yang akan datang.
Proses-proses alam yang terjadi sekarang mengubah bentang alam yang telah
tersusun selama periode geologi, baik secara alamiah maupun buatan.
Proses – proses alam
yang terjadi di masa kini dapat dijadikan acuan untuk mengetahui kejadian di
masa lampau, dan dapat dijadikan prediksi untuk masa yang akan datang. Proses perubahan yang dapat mengubah bentang alam yang terjadi secara alamiah
misalnya peristiwa terpecahnya lempeng benua yang sebelumnya merupakan suatu
kesatuan daratan menjadi beberapa benua dan pulau-pulau yang ada di bumi pada
saat ini, serta adanya fakta bahwa masing-masing lempeng tersebut mengalami
pergerakan secara perlahan-lahan.
Gambar2
Kemudian, proses perubahan alam akibat aktivitas manusia (buatan) misalnya illegal loging tertinggi yang terjadi di Kalimantan Barat (WWF – Tempo Interaktif) yang berdampak buruk bagi masyarakat local dan masyarakat dunia pada umumnya karena berkurang atau rusaknya paru – paru dunia.
Gambar
3
Selalu ada proses alam yang membahayakan dan mengancam kehidupan manusia.
Dalam
proses geologi, dibedakan menjadi dua yaitu eksogen dan endogen. Proses eksogen
adalah proses itu terjadi di permukaan bumi, misal
banjir dan longsor. Sedangkan proses endogen adalah proses itu
terjadi di dalam kerak bumi, misal gempa bumi dan aktivitas gunung berapi. Pada
umumnya proses geologi ini membawa dampak negative atau merugikan bagi manusia.
Oleh karena itu, kita harus dapat mencegah setidaknya meminimalisir ancaman
yang mungkin akan ditimbulkan.
Perencanaan
tata guna lahan dan penggunaan air harus diusahakan agar mendapatkan
keseimbangan antara pertimbangan ekonomi dan penilaian estetika
Setiap karya
ciptaan – Nya memiliki nilai estetika sendiri, baik dari bentang alam maupun
yang lainnya. Namun, dewasa ini nilai estetika yang Tuhan anugrahkan tidak lagi
diperhatikan karena lebih mementingkan keuntungan. Salah satu cara menyelaraskan pertimbangan ekonomi dengan penilaian
estetika adalah dengan memperhatikan tahap-tahap berikut :
- Mengatur skala
tingkat ekonomi dengan menyamakan skala tingkat evolusi estetika
- Mengembangkan metode kuantitatif, tentang analisis data
yang diperoleh
- Mengembangkan
teknik pemetaan dan mengembangkan sumbar daya alam yang berestetika
tersebut.
Efek dari penggunaan tanah sifatnya kumulatif, oleh karena itu kita
mempunyai kewajiban untuk menerima dan menanggungnya
Zaman dahulu, manusia hidup berpindah-pindah bergantung kepada alam dengan
mengumpulkan bahan makanan dari tumbuhan dan berburu hewan. Kemudian, seiring
dengan bertambahnya populasi dan kebutuhan akan makanan, pakaian, dan tempat
tinggal, mereka mulai membuka daerah baru dan pada akhirnya mereka
mengembangkan pertanian di daerah tersebut. Hal ini diikuti budaya bertempat
tinggal secara menetap/ permanan. Hal ini merupakan contoh awal dari sebuah
penggunaan lahan buatan yang mampu memodifikasi lingkungan alami.
Inilah awal dari timbulnya masalah-masalah pembuangan limbah, polusi, erosi
karena pembukaan lahan, dsb. Point yang terpenting dari seluruh proses
pembangunan umat manusia adalah peningkatan permintaan pengolongan penggunaan
tanah yang cenderung menjadi kumulatif seiring dengan waktu.
Komponen dasar dari setiap lingkungan manusia adalah faktor geologi, dan
pemahaman terhadap lingkungannya membutuhkan wawasan dan penafsiran yang luas
terhadap ilmu bumi dan ilmu lain yang berkaitan.
Lingkungan yang kita tempati ini berkaitan
erat dengan ilmu geologi. Secara langsung ataupun tidak langsung, sadar atau tidak
sadar, kehidupan kita dipengaruhi oleh proses-proses geologi. Untuk memahami
tentang lingkungan kita yang kompleks ini diperlukan bantuan dari disiplin ilmu
yang lain, seperti geomorfologi, petrologi, sedimentologi dan lain – lain.
PEMBAHASAN
Adapun dari ke tujuh konsep dasar geologi
lingkungan yang sesuai untuk wilayah Indonesia antara lain konsep kedua, ketiga
dan keempat
Seperti
yang kita ketahui, di bumi terdapat berbagai macam sumber daya alam yang dapat
dimanfaatkan oleh manusia untuk kelangsungan hidup. Pengertian sumber daya alam
ini sendiri adalah sesuatu yang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kepentingan
dan kebutuhan hidup manusia agar hidup lebih sejahtera yang ada di sekitar alam
lingkungan hidup kita. Contoh dasar sumber daya alam seperti barang tambang,
sinar matahari, tumbuhan, hewan dan banyak lagi lainnya.
Sumber daya
alam berdasarkan jenis :
· sumber daya
alam hayati / biotik adalah sumber daya alam yang berasal dari makhluk hidup.
contoh : tumbuhan, hewan, mikro organisme, dan lain-lain
· sumber daya
alam non hayati / abiotik adalah sumber daya alam yang berasal dari benda mati.
contoh : bahan tambang, air, udara, batuan, dan lain-lain
Sumber daya
alam berdasarkan sifat pembaharuan :
· sumber daya
alam yang dapat diperbaharui / renewable yaitu sumber daya alam yang dapat
digunakan berulang-ulang kali dan dapat dilestarikan. contoh : air,
tumbuh-tumbuhan, hewan, hasil hutan, dan lain-lain
· sumber daya
alam yang tidak dapat diperbaharui / non renewable ialah sumber daya alam yang
tidak dapat di daur ulang atau bersifat hanya dapat digunakan sekali saja atau
tidak dapat dilestarikan serta dapat punah.contoh : minyak bumi, batubara,
timah, gas alam.
· sumber daya alam yang tidak terbatas jumlahnya
/ unlimited
contoh :
sinar matahari, arus air laut, udara, dan lain lain.
Sumber daya
alam berdasarkan kegunaan atau penggunaannya :
· sumber daya alam penghasil bahan baku adalah
sumber daya alam yang dapat digunakan untuk menghasilkan benda atau barang lain
sehingga nilai gunanya akan menjadi lebih tinggi. contoh : hasil hutan, barang
tambang, hasil pertanian, dan lain-lain.
· sumber daya
alam penghasil energy adalah sumber daya alam yang dapat menghasilkan atau
memproduksi energi demi kepentingan umat manusia di muka bumi. misalnya :
ombak, panas bumi, arus air sungai, sinar matahari, minyak bumi, gas bumi, dan
lain sebagainya.
Sumber daya alam tersebut ada yang keadaannya
terbatas baik yang dapat diperbaharui (renewable resources) maupun sumber daya
alam yang tidak dapat diperbaharui (unrenewable resources). Sumber daya alam
yang dapat diperbaharui setiap saat diusahakan manusia untuk selalu dapat
mendukung kehidupan, walaupun menurun masih tetap dapat terus menghasilkan,
tetapi pada suatu saat akan mencapai titik maksimum sehingga keadaannya tidak
dapat diperbaiki lagi. Sedangkan sumber daya alam yang tidak dapat diperbaharui
umumnya terdapat di dalam bumi yang terbentuk selama beberapa juta tahun yang
lalu, dan sekarang ini digunakan untuk kepentingan dan kesejahteraan hidup
manusia, walaupun penggunaannya hanya sekali saja, apabila persediaannya di
suatu tempat habis maka akan habis selamanya, sehingga harus mencari atau
membelinya ke tempat lain yang masih memiliki persediaan.
Sesuai dengan kondisi fisik di Indonesia yang
dilalui jalur pegunungan, mengakibatkan Indonesia rentan akan bencana gunung
meletus. Utntuk itu dibutuhkan tindakan yang tepat sasaran agar dapat
mengantisipasi jatuhnya korban dan kerugian materiil lainnya. Selain itu,
dibutuhkan aturan yang ketat umtuk mengatur dan menertibkan para pelanggar
hukum khususnya dalam kasus illegal loging yang mencemaskan masyarakat
Indonesia dan masyarakat global.
Menurut UU
No. 24 tahun 2007 mendefinisikan bencana sebagai “peristiwa atau rangkaian
peristiwa yang mengancam dan mengganggu kehidupan dan penghidupan masyarakat
yang disebabkan, baik oleh faktor alam dan/atau faktor non alam maupun faktor
manusiasehingga mengakibatkan timbulnya korban jiwa manusia, kerusakan
lingkungan, kerugian harta benda, dan dampak psikologis”. Sementara Asian
Disaster Preparedness Center (ADPC) mendefinisikan bencana dalam formulasi “The
serious disruption of the functioning of society, causing widespread human,
material or environmental losses, which exceed the ability of the affected
communities to cope using their own resources” (Abarquez & Murshed, 2004).
Dari uraian
tersebut, bencanamempunyai tiga aspek dasar, yaitu terjadinya peristiwa atau
gangguan yang mengancam dan merusak (hazard), peristiwa atau gangguan tersebut
mengancam kehidupan, penghidupan, dan fungsi dari masyarakat dan ancaman
tersebut mengakibatkan korban dan melampaui kemampuan masyarakat untuk
mengatasi dengan sumber daya mereka.
Jenis-Jenis Bencana:
Bencana alam
adalah bencana yang diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang
disebabkan oleh alam antara lain berupa gempa bumi, tsunami, gunung meletus,
banjir, kekeringan, angin topan, dan tanah longsor.
• Bencana non-alam adalah bencana yang
diakibatkan oleh peristiwa atau rangkaian peristiwa non-alam yang antara lain
berupa gagal teknologi, gagal modernisasi, epidemi, dan wabah penyakit.
• Bencana sosial adalah bencana yang
diakibatkan oleh peristiwa atau serangkaian peristiwa yang diakibatkan oleh
manusia yang meliputi konflik sosial antarkelompokatau antar komunitas
masyarakat, dan teror.
Banyak
ditemukan titik-titik pertemuan lempeng samudra dan lempeng benua. Indonesia
juga dikelilingi oleh dua sirkum pegunungan, yaitu sirkum mediteran dan sirkum
pasifik serta banyak diliputi oleh daerah potensial gempa bumi. Selain itu, di
negara ini juga masih banyak ditemui gunung-gunung berapi yang masih aktif dan
saat ini mulai menunjukkan keaktifannya, contohnya anak gunung Krakatau dan
gunung Tangkuban Perahu. Indonesia adalah negara yang kaya dengan berbagai
macam potensi alam yang menjanjikan seperti minyak bumi, batu bara, gas alam,
serta barang tambang lainnya tetapi sekaligus juga memiliki banyak potensi
gejala alam yang dapat menimbulkan kerugian.
KESIMPULAN DAN SARAN
Kesimpulan
Penulis dapat menyimpulkan bahwa
1. Ada
tujuh konsep dasar geologi lingkungan, yaitu :
· Pada dasarnya bumi merupakan suatu sistem tertutup.
· Bumi adalah satu-satunya tempat kehidupan manusia, namun
sumber daya alamnya terbatas.
· Proses-proses alam yang terjadi sekarang mengubah bentang alam yang
telah tersusun selama periode geologi, baik secara alamiah maupun buatan.
· Selalu ada proses alam yang membahayakan dan mengancam kehidupan
manusia.
· Perencanaan tata guna lahan dan penggunaan air harus diusahakan
untuk mendapatkan keseimbangan antara pertimbangan ekonomi dengan penilaian
estetika.
· Efek dari penggunaan tanah sifatnya kumulatif, oleh karena itu
kita mempunyai kewajiban untuk menerima dan menanggungnya.
· Komponen dasar dari setiap lingkungan manusia adalah
faktor geologi, dan pemahaman terhadap lingkungannya membutuhkan wawasan dan
penafsiran yang luas terhadap ilmu bumi dan ilmu lain yang berkaitan.
2. Ada
beberapa konsep yang sesuai dengan keadaan geologi di Indonesia, diantaranya
adalah konsep kedua, ketiga dan keempat.
Saran
Kita harus menjaga dan melestarikan
lingkungan di sekitar kita. Jangan sampai lingkungan di sekitar kita
menjadi rusak dan bahkan menjadi hancur. Karena, bagaimana pun lingkungan
tersebut merupakan tempat kita hidup, belajar, bekerja, dan menjalankan
aktivitas kita sehari-hari.
Daftar pustaka
http://id.wikipedia.org/wiki/Geologi_lingkungan
regional.coremap.or.id/downloads/2_Geologi_Lingkungan.pdf
http://tyastyos.blogspot.com/2011/04/7-konsep-geologi-lingkungan.html
http;//yudhiplano.blogspot.com/2010/10/tujuh-konsep-dasar-geologi-lingkungan.html
http://kamuspengetahuan.blogspot.com/2011/08/biosfer.html
Langganan:
Postingan (Atom)



